Bayi Pertama Di Dunia Lahir Dari DNA 3 Orang tua

Share On Facebook
Share On Twitter
Bayi Pertama Di Dunia Lahir Dari DNA 3 Orang tua

Bayi Pertama Di Dunia Lahir Dari DNA 3 Orang tua

Setelah dua anaknya meninggal karena penyakit langka dan total empat keguguran, seorang wanita melahirkan bayi laki-laki dimana para ahli menyebut sebagai¬† ‘revolusioner’ medis.

Bayi Pertama Dari DNA 3 Orang tua

Seperti dicuplik dari The Nextweb, Anak laki-laki, yang sekarang berusia 6 tahun, dikandung menggunakan perawatan  kontroversial dengan maksud untuk membantu orang hamil yang membawa gen untuk penyakit langka.

Penyakit, dalam hal ini, adalah sindrom Leigh, gangguan neurologis langka yang umumnya fatal. Sang ibu adalah pembawa untuk penyakit langka, dan meskipun dia sehat, DNA-nya memegang gen yang kemudian diteruskan ke anak-anaknya.

Sindrom Leigh biasanya berlangsung cepat dan menyebabkan kelelahan dan kelemahan otot secara umum, dan penumpukan asam laktat dalam tubuh yang menyebabkan ginjal dan masalah pernapasan. Anak-anak dengan penyakit ini jarang hidup lebih dari enam atau tujuh tahun. dua anak almarhum meninggal pada usia enam dan delapan bulan, masing-masing.

Sosok Peran Dr. John Zhang

Pasangan ini meminta bantuan Dr. John Zhang, seorang ahli endokrinologi reproduksi di New Hope Fertility Center di New York City. Zhang memilih untuk mencoba prosedur yang mendapat perhatian luas dari media tahun lalu setelah anggota parlemen Inggris adalah yang pertama untuk menyetujui metodenya. metode in tidak disetujui di AS, yang menyebabkan Zhang dan timnya melakukan prosedur kontroversial di Meksiko, di mana tidak ada hukum yang melarang itu.

Metode Dari 3 DNA

Metode ini Disebut transfer inti spindle, prosedur melibatkan menghapus inti yang sehat dari telur ibu dan memindahkannya ke telur donor dengan inti dihapus. Produk yang menghasilkan DNA nuklir dari ibu dan DNA mitokondria dari donor. Ini kemudian dibuahi dengan sperma ayah, sehingga memberikan DNA dari tiga orang tua yang terpisah: ibu, donor telur dan ayah.

Para ilmuwan menciptakan lima embrio yang mengandung materi genetik ini, yang satu berkembang normal. Saat itu ditanamkan ke ibu.

“Metode Ini adalah yang pertama kalinya setidaknya dalam reproduksi manusia yang keturunannya diproduksi dengan tiga partai – satu sperma dan bagian yang berbeda dari dua telur,” kata Zhang CBS.

“Jadi ini sangat revolusioner.” Tambahnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *