Data Pribadi 500 Juta Pengguna Yahoo Bocor

Share On Facebook
Share On Twitter
Data Pribadi 500 Juta Pengguna Yahoo Bocor

Data Pribadi 500 Juta Pengguna Yahoo Bocor

news.lapaklaku.com – Yahoo siap untuk mengonfirmasi bahwa sistemnya berhasil diretas dan data penggunanya berhasil dicuri, menurut narasumber yang tahu tentang masalah ini. Yahoo merupakan korban dari peretasan yang membuat data dari ratusan juta penggunanya bocor.

Meskipun para narasumber tidak menjelaskan secara spesifik tentang peretasan ini, mereka menyebutkan bahwa serangan ini adalah serangan serius yang memiliki jangkauan yang luas. Tampaknya, pemerintah akan melakukan investigasi terkait peretasan ini dan masalah ini akan berlanjut ke jalur hukum.

Pada Kamis (22/9), Yahoo Inc mengkonfirmasi bahwa data yang terkait dengan setidaknya 500 juta akun pengguna dicuri. Hal ini disebut-sebut sebagai kejahatan keamanan cyber atau dunia maya terbesar yang pernah terjadi.

Yahoo mengatakan, pihaknya meyakini aktor yang berada di balik aksi ini adalah aktor yang disponsori negara. Artinya, ada seseorang yang bertindak dengan mengatasnamakan pemerintah. Pembobolan data ini disinyalir terjadi pada akhir 2014.

“Informasi akun tersebut kemungkinan meliputi nama, alamat email, nomor telepon, tanggal lahir, dan password. Di sejumlah kasus, ada pula encrypted atau unencrypted pertanyaan dan jawaban keamanan,” demikian pernyataan resmi Yahoo.

Yahoo mengimbau agar para pengguna segera mengganti password mereka dan pertanyaan keamanan dan mereview kembali akun masng-masing atas aktivitas yang mencurigakan.

Saat itu, Yahoo langsung melakukan investigasi. Dua bulan berikutnya, situasi yang terjadi semakin memburuk.

“Pencurian data ini sangat besar. Hal ini akan menyebabkan guncangan secara online dalam beberapa tahun ke depan,” jelas pakar keamanan dunia maya Per Thorsheim.

Pembobolan data ini terjadi di saat yang sensitif bagi Yahoo.

Pasalnya, Verizon sudah setuju untuk membeli properti utama Yahoo senilai US$ 4,83 miliar pada akhir Juli lalu. Perjanjian ini diharapkan bisa diselesaikan pada kuartal I 2017.

Verizon mengatakan, pihaknya hanya mempelajari mengenai pembobolan pada pekan ini.

“Dalam dua hari terakhir, kami mengetahui mengenai insiden keamananYahoo,” jelas jurubicara Verizon.

Pembobolan data besar-besaran ini dapat menyebabkan kepanikan bagi kedua perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *