Efek Mengerikan Tembakau Gorila

Share On Facebook
Share On Twitter
Efek Mengerikan Tembakau Gorila

Efek Mengerikan Tembakau Gorila

Pemberitaan pilot yang mabuk saat akan menerbangkan pesawat, kehadiran tembakau gorila sebagai zat narkotika jenis baru mencuat kembali. Badan Narkotika Nasional (BNN) sebelumnya menyebut tembakau gorila merupakan campuran antara tembakau atau rokok dan ganja sintetis yang akan dimasukkan dalam UU Narkotika.

Efek Tembakau Gorila

Tembakau ini disebut punya efek yang bisa membuat penggunanya delusi atau halusinasi.

Efek dari penggunaan rokok jenis baru ini bisa membuat seseorang seperti ditiban seekor gorila besar. Efeknya tidak seperti ganja atau jamur yang bisa membuat tertawa seseorang. Namun, ketika dua kali menghisap tembakau super cap Gorilla, seseorang seperti tidak bisa bergerak.

Memang tembakau itu bukanlah jenis narkotika yang bisa menyebabkan pemakai menjadi kecanduan. Apa‎lagi dalam produk tembakau itu tidak terlihat cukainya dalam meredarkannya di kalangan masyarakat.

Efek Narkotik Bernama Synthetic Cannabinoid (SC)

Seperti dilansir dari pernyataan Humas Badan Narkotika Nasional (BNN), efek narkotik bernama Synthetic Cannabinoid (SC) itu pun terbilang dahsyat dan mengerikan.

Kebanyakan dari SC yang beredar dikonsumsi dengan cara dirokok, kemudian SC akan diabsorbsi oleh paru-paru dan kemudian disebarkan ke organ lain terutama otak.

Oleh karena itu salah satu efeknya yakni seseorang akan terlihat ‘ndomblong’, namun di dalam dirinya terbayang jadi ‘sesuatu’ misal superman dan lain sebagainya.

Pada intinya pengonsumsi akan mengikuti apa ‘yang dirasakan’.

Sedangkan efek samping penggunaan SC yaitu dimulai dari gangguan psikiatri.

Sebut saja, psikosis, agitasi, agresi, cemas, ide-ide bunuh diri, gejala-gejala putus zat, bahkan sindrom ketergantungan.

Di samping itu, ditemukan pula beberapa kasus seperti stroke iskemik akibat SC, hipertensi, takikardi, perubahan segmen ST, nyeri dada, gagal ginjal akut bahkan infark miokardium.

Selain itu, penggunaan tembakau yang kini langka dipasaran itu bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan syaraf yang biasa disebut tremor.

Penyakit tremor sendiri memiliki ciri-ciri, tangan gemetar, berkeringat dan kesemutan.

Biasanya, penyakit ini muncul ketika seseorang merasa ketakutan atau merasa tidak stabil ketika gembira atau gemitar saat kurang tidur.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *