Inter Milan Terjungkal Di Kandang Sparta Praha

Share On Facebook
Share On Twitter
Inter Milan Terjungkal Di Kandang Sparta Praha

Inter Milan Terjungkal Di Kandang Sparta Praha

news.lapaklaku.com РSetelah takluk dari Hapoel Beer Sheva, Inter Milan kembali menelan kekalahan di Liga Europa, kali ini kontra Sparta Praha. Takluk dalam dua laga perdana Liga Europa musim ini, pelatih Inter, Frank de Boer merasa kesal.

Inter Milan Menyerah Dikandang Sparta Praha

Melawat ke markas Sparta di Generali Arena dalam laga kedua Grup K, Jumat (30/9/2016) dini hari WIB, I Nerazzurri mendapat perlawanan sengit. Meski mencatatkan 58 persen penguasaan bola, Inter Milan hanya memperoleh tiga peluang bagus dari 10 kesempatan.

Sementara itu, Sparta Praha menorehkan 42 persen penguasaan bola dan melepaskan lima tembakan tepat sasaran dari 10 peluang yang didapat.

Bek Inter Milan Diusir Wasit

Il Biscione pun semakin kerepotan membongkar pertahanan Sparta setelah Andrea Ranocchia diganjar kartu kuning kedua pada menit ke-75.

Bek asal Italia tersebut diusir keluar lapangan karena melakukan pelanggaran terhadap Matej Pulkrab. Inter Milan akhirnya menyerah 1-3 dari Sparta Praha.

Pelatih Inter Milan Keluhkan Mental Pemain

De Boer mengatakan, Inter seharusnya tidak harus kebobolan saat gol kedua yang diciptakan Sparta. Akhirnya sampai turun minum Inter sudah tertinggal skor 2-0.

“Pada babak kedua permainan kami sedikit lebih baik, tetapi tetap saja Inter bermain buruk, apalagi setelah kartu merah itu semua menjadi lebih sulit dan akhirnya berakhir dengan 1-3,” tuturnya.

De Boer menambahkan rotasi skuad yang ia lakukan tidak bisa menjadi alasan untuk perbedaan besar antara Liga Europa dan penampilan Serie A.

Ia mengatakan Assane Gnoukouri bisa bermain di Serie A, tapi tidak bermain selama berbulan-bulan, sehingga diperlukan rotasi beberapa waktu di lapangan untuk menemukan bentuk.

Optimisme Sparta Praha Menghadapi Laga Berikut

Pelatih Sparta Praha, David Holoubek mengatakan bahwa mengalahkan tim besar seperti Inter Milan tak bisa dilukiskan bagaimana perasaannya.

Seperti diketahui, Nerazzurri kembali menelan kekalahan usai dihantam Sparta Praha dengan skor 1-3. Kekalahan ini menjadi kekalahan kedua Inter di dua laga Liga Europa setelah sebelumnya dikalahkan Hapole Beer Sheva dua gol tanpa balas.

“Saya sangat, sangat senang dengan kemenangan ini. Ini tak bisa digambarkan,” ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

“Saya berharap bahwa kemenangan seperti ini bisa menjadi sebuah kebiasaan. Saya ingin kami memainkan gaya yang seimbang dari sepakbola, itu adalah apa yang benar-benar penting saat melawan tim papan atas seperti Inter,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *