Kisah Romantis Realitis Selmadena Dan Haqy Rais

Share On Facebook
Share On Twitter

selma-haqyMenjalani sebuah hubungan tentunya membutuhkan komitmen yang nggak main-main. Memantapkannya dengan serius jadi poin penting agar jelas kemana arah hubungan tersebut akan melangkah. Jadi, bukan hal yang salah juga kalau sekarang kamu dan pacarmu sama-sama punya tujuan yang sama tentang akhir dari hubungan kalian; menikah. Karena memang itulah alasan mengapa kalian saling mencintai, bukan? Keseriusan ini pula yang menjadi bagian dari bukti cinta satu sama lain.

Baru-baru ini masyarakat memang dihebohkan dengan berita pernikahan Haqy Rais, putra Amien Rais dan Selmadena. Berita tersebut menjadi sangat heboh karena faktanya mempelai pria merupakan anak dari mantan ketua umum PP Muhammadiyah sedangkan mempelai perempuan adalah cucu dari mantan ketua PWNU Yogyakarta, KH. Saiful Mujab

Pernikahan kedua mempelai awalnya dilangsungkan secara siri tahun lalu dan tahun ini mereka memutuskan untuk meresmikannya. Hubungan Haqy dan Selma bisa dibilang benar-benar mencerminkan islam karena mereka tidak mengenal pacaran melainkan langsung melamar. Pernikahan siri mereka dihadiri banyak ulama yang masing-masing mengharapkan pernikahan Haqy dan Selma sebagai keturunan NU dan Muhammadiyah dapat menjadi simbol eratnya hubungan kedua ormas yang selama ini dianggap bertolak belakang.

Meskipun Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah adalah dua organisasi yang memiliki banyak perbedaan saat ini, perlu diingat bahwa dulunya dua ormas itu lahir dari orang dengan latar pendidikan yang sama. Dan diharapkan bersatunya keturunan para petinggi NU dan Muhammadiyah ini dapat mengingatkan masyarakat bahwa sebenarnya jarak kedua kelompok tidak sejauh yang dipikirkan.

Kebimbangan Selma saat Haqy dengan tiba-tiba mengungkapkan isi hatinya di pertemuan mereka yang ke-3 bukanlah tanpa alasan. Saat itu, Selma memang baru saja mengenal Haqy karena sebuah project. Di saat ada kekasihnya yang harus dijaga hatinya, tapi ada laki-laki yang dengan mantap dan pasti melamarnya untuk sama-sama mengarungi bahtera pernikahan.

#HaqySelmaJourney – Pagi tadi aku duduk di jok mobil sambil mikir-mikir, nostalgia dikit, waktu malam itu @haqyrais “melamar aku” Tepatnya, menawarkan aku “pilihan” – Malam itu @haqyrais bilang, bahwa ia tidak ingin terlalu berlama2 membuat aku dibuat bingung pada KETIDAKPASTIAN. “Untuk apa sih ada laki-laki datang, bikin risi, nelfon-nelfon, LINE, WA, ngasih perhatian-perhatian kecil, kalau tujuannya bukan untuk PDKT?”, katanya. – “Aku betul-betul merasa ini gak etis, Sel. Aku bukan tipe orang yang suka menyakiti hati orang (pacarmu). Aku tau, kamu pasti PAHAM maksud dan tujuanku mendekati kamu dari awal. Aku tidak akan mengajak kamu berpacaran, kok. Tapi aku mengajak kamu untuk tegas dalam memutuskan sesuatu. Jika memang TIDAK, aku akan berhenti, dan tidak ingin membuang waktuku untuk menunggu kamu, membayangkan kamu setiap fajar mulai tenggelam, dan membuang waktuku untuk tidak segera mencari sosok istri di usiaku yang sudah tepat untuk menikah. Namun.. Jika IYA, aku ingin segera melamarmu, mengajak kedua orang tuaku, untuk berhadapan dengan orang tuamu, kemudian menikah dengan kamu..” – Tegas, penuh arti, dan inilah laki-laki sesungguhnya; MELAMAR.

A post shared by Selmadena Aquilla (@selmadena) on

Meski ini adalah keputusan yang sulit, sepertinya kepastian yang ditawarkan Haqy membuat hati Selma luluh. Semua yang ada di hadapannya saat itu adalah sebuah pilihan yang mau nggak mau harus diambil. Baik buruknya semua ia serahkan kepada Tuhan. Mempertimbangkan banyak hal dan menunggu untuk akhir yang belum pasti tentang hubungan dengan pacarnya saat itu membuat Selma akhirnya menerima lamaran Haqy. Walau tentunya ada hati yang tersakiti.

Meski belum benar-benar jatuh cinta, Agustus tahun lalu, secara siri Selma dinikahi Haqy Rais. Menurutnya, cinta bisa datang karena terbiasa. Menurutnya, logika untuk mendapatkan masa depan lebih baik adalah yang terpenting ketimbang menanti masa depan yang belum tahu akan seperti apa jika kita tetap menunggu pada sebuah hubungan yang sedang dijalani. Hal inilah yang membuat akhirnya Selma menerima pinangan Haqy. 7 bulan setelahnya, tepatnya 5 Maret 2017, mereka menikah ‘beneran’. Menikah secara sah yang dicatat di KUA.

#HaqySelmaJourney – Waktu berjalan, dan aku melewati hari-hariku bersama @haqyrais. Rasanya aneh, dia stranger, dan aku sama sekali nggak mencintai dia. Aneh, sekaligus jahat. – Selama sebulan, aku dan @haqyrais jalan bareng (no pacaran), karena setiap nonton, dinner, lunch, brunch, apapun itu, selalu ada “pihak ketiga”, entah itu kakaknya, adekku, atau temennya, pokoknya ada yang “ngintil” terus 😂 jadi gak pernah berdua! – Tepat sebulan setelahnya, @haqyrais melamarku, dia gak mau terlalu berlama-lama, dia merasa sangat klik, merasa ini sudah waktunya.. Tanggal 27 Agustus 2016, kami melangsungkan PERNIKAHAN SIRI, atau juga dapat disebut PERNIKAHAN SECARA AGAMA. Dilangsungkan dengan sangat sederhana, bertempat di rumahku, dan hanya dihadiri sahabat terdekat dan keluarga.. – Masha Allah, aku betul-betul gak bisa menggambarkan perasaanku saat itu. Aku ke @haqyrais? Betul-betul belum jatuh cinta, masih sekedar kagum. Sama kesholehannya, kepintarannya (asli, ini cowok smart banget☺️), sama kecintaannya pada keluarganya, dan masih banyak lagi!!! Hehehe – Pernikahanku waktu itu tidak dihadiri oleh Ibu mertuaku, karena waktu itu posisi Ibu di Belanda, untuk mendampingi anak-anak dari kakak kandung Mas Haqy, Mba @tasniemrais, yang sedang melangsungkan ibadah Haji. Tapi, Ibu menyaksikan acara pernikahanku secara LIVE via Facetime 😁

A post shared by Selmadena Aquilla (@selmadena) on

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *