Meninggalnya Tommy Page Kejutkan Netizen

Share On Facebook
Share On Twitter

tommy page

Meninggalnya Tommy Page, musisi yang sempat berjaya pada masanya di era 90-an, ikut membuat netizen dunia terkejut hingga memuncaki trending topic worldwide sejak tadi malam hingga pagi ini. Apalagi kematiannya diduga karena bunuh diri.

Seperti kutip Billboard, Minggu (5/3/2017), Page mengakhiri hidupnya di usia 46 tahun. Belum diketahui alasan mengapa ia mengakhiri nyawanya.

Sementara seperti dilansir CNN, Page terkenal karena lagunya yang laris manis seperti I’ll Be Your Everything dan A Shoulder To Cry On.

Dia mengawali kariernya sebagai artis rekaman di Sire Records dan pernah memuncaki Billboard Hot 100 dengan single tadi, pada April 1990.

Lagu populer itu ditulis oleh Page dan Jordan Knight dan Danny Wood dari New Kids on The Block (NKOTB). Donnie Wahlberg dan Knight dari NKOTB juga turun tangan memproduksi lagu itu.

Setelah itu Page kembali ke sekolah bisnis untuk mengejar karier sebagai eksekutif musik. Dia sudah merekam sembilan album studio dan melakukan tur sepanjang karier bermusiknya.

“Impian hidup saya adalah menjadi nomor satu di industri rekaman, sejak saya terjun ke dunia musik. Saya ingin menjadi pemuncak di chart Billboard,” kata Page pada 2011 lalu.

Page kemudian bergabung dengan Warner Bros/Reprise Records di mana dia menjadi eksekutif A&R dan wakil presiden untuk promosi Top 40. Sejalan dengan itu, dia membantu membentuk karier banyak artis yang sukses, macam Michael Buble, Alanis Morissette, Josh Groban, David Foster, dan Green Day.

Pada 2011 dia meninggalkan Warnes Bros dan bergabung ke Billboard sebagai associate publisher dan kemudian dipromosikan jadi publisher. Pada 2013 dia pindah ke Pandora, sebelum pada 2015 bergabung ke Cumulus Media.

Bahkan dalam cuitan terakhirnya di Twitter awal 2017 ini, Tommy pun sempat menggunggah dua foto dirinya sedang menggarap lagu barunya sembari bermain piano.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *