Pro Dan Kontra Sidak Zumi Zola di RSUD

Share On Facebook
Share On Twitter
Pro Dan Kontra Sidak Zumi Zola di RSUD

Pro Dan Kontra Sidak Zumi Zola di RSUD

Gubernur Jambi Zumi Zola kini tengah hangat diperbincangkan. Apalagi pasca sidak yang dilakukan di Rumah Sakit Raden Mattaher Jambi beberapa waktu lalu.

Dalam sidak tersebut Zumi ngamuk dan menghadik perawat dan dokter jaga. Ternyata aksi Zumi tersebut meninggalkan pro dan kontra netizen. Netizen di media sosial pun riuh. Tak sedikit yang menyebut jika gubernur termuda yang pernah jadi bintang film itu hanya pencitraan.

 

Bahkan bahkan banyak diantara netizen termasuk mereka yang berprofesi sebagai perawat dan dokter mengecap tindakan Zola yang hanya ingin mendapatkan popularitas semata.

Salah Satu netizen yang merasa kecewa atas aksi gubernur jambi tersebut adalah dokter ganteng dr Ryan Thamrin.

Dokter yang dikenal sebagai Dokter Oz tersebut mengungkapkan curahan hatinya. Ia merasa tersinggung sebagai seorang tenaga kesehatan medis.

Detik Detik Gubernur Zumi Zola Mengamuk Saat Sidak di RSUD Raden Mattaher, Jambi🏥 Selamat malam bapak Gubernur Jambi 💂yg kami hormati. Sikap bapak Gubernur membuat kami kecewa, hati kami 👷😢😢😢 sangat sayangkan, tenaga kesehatan seperti mereka tidak layak diperlakukan begitu. Pengabdian mereka belum sepadan dengan hak yang semestinya mereka dapat. Nestapanya masih dihujami derasnya fitnah dan pelecehan profesi yang seakan “diaminkan” media massa. Kegagalan pemerintah menciptakan performa fasilitas kesehatan yang prima, selalu dilimpahkan kepada kesalahannya pada tenaga kesehatan. “Pengobatan alternatif”, praktik Dokteroid (oknum non medis yang berlaku layaknya dokter), serta overclaim produk kesehatan (biasanya MLM), yang jelas-jelas membahayakan rakyat, justru dibiarkan melenggang. Terbit di media massa dan bahkan siaran di radio dan TV nasional. Fatal. Jika fitnah dan ketidakadilan bertubi-tubi ditumpahkan ke para tenaga kesehatan kita, mustahil kita menjadi bangsa yang kuat, dan berdaulat dalam hal industri pelayanan kesehatan. Sistem pelayanan kesehatan dan sistem pendidikan kesehatan, akan dengan mudah dilumat “fasilitas kesehatan asing” yang semakin menjamur hari-ke hari. Akhirnya; Kelak kita hanya sanggup jadi pasien yang terlunta-lunta di negeri sendiri. kita ngopi dulu yuk pak ☕, sepertinya bapak💂 kurang piknik ✈⛵. #SavePerawatIndonesia #SavetenagakesehatanIndonesia #TenagamedisIndonesia Seseorang itu mencerminkan sikap dan perilakunya”.. Jika hatinya baik maka baik pula semuanya. layaknya lah ia menjadi pemimpin.

A video posted by dr. Ryan Thamrin (@dr_ryanthamrin) on


Dokter yang dikenal sebagai Dokter Oz tersebut mengungkapkan curahan hatinya. Ia merasa tersinggung sebagai seorang tenaga kesehatan medis.

Di dalam akun instagramnya @dr_ryanthamrin, ia mengunggah dua video dengan caption yang berbeda. Kedua video tersebut berisi Zumi Zola sedang mengamuk. Dalam video pertama dr Ryan menyatakan bahwa tenaga kesehatan seperti mereka tak layak diperlakukan seperti itu.

 

Selamat pagi senin. tetap semangat. Rasanya sudah lebih dari 10 kali saya play ulang video ini.di tv📺, surat kabar 📰 jg dunia maya 📰📱nama bpk jadi pembicaraan nitizen lho. Dan pengen bilang pak gubernur kita ngopi dulu yuk ☕kita bicarakan sama2 demi kemajuan pelayanan kesehatan di Jambi, tapi ingat juga kesejahteraan tenaga kesehatan nya diperhatikan.. saya siap kok jika bapak memanggil saya untuk bertugas di RS tersebut. *janganbaperan ya

A video posted by dr. Ryan Thamrin (@dr_ryanthamrin) on

Bahkan dirinya siap sewaktu-waktu jika Zumi Zola memanggil untuk bertugas di rumah sakit tersebut. Dua unggahan video dr Ryan tersebut banyak komentar beragam dari netizen.

“Tapi memang bener pelayanan disana kurang memuaskan. Saya org jambi dan ada bbrp kluarga sy yg sudah prnh dirawat disana,” keluh @iaaiaa99.

“Tenaga medis juga manusia butuh istirahat ketika pasien aman terkendali,” seru @adlstrgggg.

“ya allah dokter mulia sekali anda,” tulis @danamardya.

“Saya setuju dokter #savetenagamedisindonesia,” seru @trisna_anjary.

“Semoga ada solusi nya.. saya juga seorang perawat yg bertugas di jambi.. saya ikut prihatin dgn kejadian yg di alami teman sejawat di RSUD Raden Mattaher,”tulis @ratihfitriasari.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *